Andri, makhluk purba dari antah berantah dengan tweetnya tersebut sukses
membuat saya tadi malam menggebu-gebu streaming video dan ngubek-ngubek Soundcloud demi lagu anak-anak era 90'an.
Saya kangen masa-masa dimana Trio Kwek-Kwek, Saskia dan Giofanny, Cindy
Cenora, Chikita Meidy, Joshua, Tasya dan artis-artis cilik lainnya yang
setiap weekend muncul di acara musik anak-anak. Dulu, saya nggak pernah
ketinggalan nongkrong di depan TV nonton Ciluk Ba yang dipandu oleh
Maissy atau Tralala Tralili yang dipandu oleh Agnes Monica. 2 acara
tersebut mungkin kalo jaman sekarang sama hebohnya dengan acara musik
pagi di TV. Bedanya, 2 acara musik anak-anak tersebut nggak perlu
ngeboyong warga sekampung buat joget cuci-jemur-setrika. Dan tentu saja
dulu saya juga punya lagu anak-anak favorit yang rajin saya putar di
tape bapuk kesayangan sebelum berangkat atau sepulang sekolah. Langsung saja, cekidot!
1. Trio Kwek-Kwek — Katanya
Lagu yang booming di tahun 1998 ini dinyanyikan oleh Leony, Dea Ananda
dan Alfandi yang mengatas-namakan diri mereka sebagai Trio Kwek-Kwek.
Lagu yang menyebutkan beberapa nama negara beserta dengan kebudayaan dan
ke-khas-annya. "Indonesia negeriku. Orangnya lucu-lucu. Gemah ripah loh
jinawe." Adalah sepenggal lirik dalam lagu ini yang dulu paling saya
hapal dan saya nyanyikan berulang-ulang, lengkap dengan meniru formasi
tiga personil ini bersama mbak dan adik laki-laki saya. Hahaha.
2. Susan dan Kak Ria Enes — Susan Punya Cita-Cita
Susan adalah boneka perempuan yang selalu ngintil dibawa-bawa
oleh kak Ria Enes, boneka yang khas dengan suaranya yang cempreng,
centil dan cerewet. Dulu, saya pikir Susan ini boneka yang bisa ngomong
beneran loh. Maklum, namanya juga anak-anak kan belum ngerti. Muehehehe.
Lagipula Susan terlihat meyakinkan ketika ngomong dengan mulutnya yang
seolah-olah bergerak-gerak (yaiya lah.. orang digerak-gerakkin sama kak
Ria).
Lagu ciptaan Papa T. Bob ini adalah racun bagi anak-anak TK jaman dulu.
Coba diingat-ingat waktu TK kalian ketika ditanya tentang cita-cita
jawabnya apa? Kalau nggak dokter, insinyur ya presiden kan? Atau
jangan-jangan cuma saya yang seperti itu?
Btw, saya sukses ngakak melihat video-clip ini. Ternyata Raditya Dika
benar, Susan ini psikopat —dan imbisil menurut saya. Lihat aja, di video
ini Susan mengendarai mobil-mobilan (yang biasanya dipakai oleh balita)
di jalan raya. Iya, DI JALAN RAYA. Dia mau bunuh diri atau biar
terlihat anti-mainstream dengan mobil-mobilannya itu? Dan ada adegan dia
menabrak tong sampah yang di dalamnya ada kucing, dan alhasil si kucing
lari terbirit-birit. Mungkin si kucing takut disuntik sama Susan.
Terlepas dari video-clipnya yang aneh (yang dulu tidak saya sadari) saya
suka menyanyikan lagu ini. Sok-sok karaoke di kamar mandi sebelum
berangkat sekolah.
3. Cindy Cenora — Aku Cinta Rupiah
Kalo anak-anak kecil jaman sekarang disuguhkan dengan lagu-lagu berlirik
aku cinta kamu. Berbanggalah kita yang lahir sebagai anak 90an. Lagu
aku cinta rupiah yang memberi pesan agar kita mencintai rupiah, produk
Indonesia. Pun secara harafiah, jangan-jangan lagu ini memang diciptakan
demi mencuci otak kita untuk benar-benar "mencintai rupiah", sebut saja
matrealistis (duh, prasangka banget sih, Mel). Ah, tapi kita kan masih
kecil waktu dengerin lagu ini, mana ngerti uang rupiah atau dolar. Uang
yang saya tahu sih waktu heboh-hebohnya lagu ini ya cuma uang mainan.
Wkwkwk.
Ada satu lagu lagi dari Cindy Cenora yang saya suka nyanyiin, Krismon
(Krisis Moneter). Cindy ini kecil-kecil kayak yang udah ngerti aja soal
krismon.
4. Joshua — Diobok Obok
Ah, siapa sih yang nggak kenal sama Joshua? Penyanyi cilik nan imut ini
sekarang sudah beranjak dewasa ternyata, beberapa kali muncul di
serial-serial TV. Kayaknya saya setuju kalo ada yang bilang lagu ini
yang ngebikin Joshua jadi terkenal. Lagu yang mengkampanyekan untuk
sering-seringlah mengobok-obok air sebelum mandi —dan membunuh
ikan-ikan. *uopoooh*
Demi lagu ini, saya pernah membeli ikan, kemudian saya taruh di bak dan
bareng-bareng mengobok-obok air di dalam bak dengan adik saya sambil
tanpa berdosa menyanyikan lagu ini. Tunggu........ Ternyata masa kecil
saya berbakat jadi anak imbisil gegara lagu ini.
Soundcloud di atas nggak sengaja saya temuin, versi remix. Menyesuaikan sama kuping kita lah kali ini.
5. Melisa dan Kak Seto — Si Komo Lewat
Inilah jawaban atas penyebab macetnya ibu kota. Ada Si Komo lewat. Lagu
ini dirilis tahun 1992 (ogut baru umur setahun bo') dengan Kak Seto
sebagai pengisi suara Si Komo. Kalo di tahun segitu ibu kota udah macet
gegara Si Komo, kabar semakin parahnya kemacetan di ibu kota sekarang
ini jangan-jangan gegara Si Komo lewat ngajakin temen-temennya yang
lain, yang antara lain Si Ulil, Si Belu, Si Dompu sama Si Piko. Duh,
Komo... kan jalannya jadi macet. Huft.
Nah, kalo sedang terjebak macet di jalanan, coba dengerin lagu ini. Lumayan, itung-itung buat sedikit hiburan. :P
6. Tasya — Libur Telah Tiba
Sebentar. Kenapa Soundcloudnya yang versi The Changcuters? Suka-suka
saya dong. Blog-blog saya. Postingan juga saya yang bikin. *kemudian
digaplok*
Saya nyari Soundcloud yang versi Tasya nggak nemu dan saya enggan
menaruh link youtube di sini (Heh, lah itu yang di atas apa, hah?)
*kalem*
Tidak penting Soundcloud versi siapa. Yang penting kita tahu ini lagu
sakral dalam rangka menyambut liburan. Hore.. Hore.. Setelah 1 cawu
(catur wulan, red) berkutat dengan buku-buku pelajaran, lagu ini
ngebikin anak-anak sekolah jadi sumringah pasca menerima rapot. Bodo
amat nilai rapot banyak angka merahnya, yang penting liburan. :))
7. Saskia dan Geofanny — Menabung
Lagu yang menyerukan kepada kita untuk rajin menabung ini dinyanyikan
oleh Saskia dan Geofanny bareng Titiek Puspa. Selain Saskia dan
Geofanny, juga ada Angie yang biasanya nyanyi bareng mereka. Btw,
setelah lama nggak nongol si Geofanny sekarang yang jadi bintang iklan
Miz**e itu bukan? Iklan produk minuman yang jalannya miring-miring itu
loh. Lah, kenapa jadi ngebahas iklan? *ditoyor*
8. Livia — Papa Genit
Biar saya tebak, pasti pada lupa sama lagu ini, ya kan? Atau mungkin
malah ada yang nggak tahu. Lagu ini memang tidak seheboh seperti
lagu-lagu di atas pada jamannya. Penyanyinya juga nggak terkenal.
Saya shock *halah* ketika tahu siapa yang menciptakan lagu ini. Coba
lihat videonya, di situ tertera nama pencipta lagu ini. Iya, penciptanya
adalah artis yang lagi gempar dengan gosip pencalonan dirinya sebagai
presiden. Penyanyi dangdut yang heboh dengan polemik polygami dan issue
SARA-nya tempo hari. *ini ngomong apa sih?*
*****
Selain lagu-lagu di atas, masih banyak lagu anak-anak lainnya yang
sering saya nyanyiin dulu. Oh, kecuali lagunya Chikita Meidy. Nggak tahu
deh, saya dulu nggak suka banget sama Chikita Meidy. Centil banget sih,
sama gaya ngomongnya itu loh.. sok sok gimana gitu. *ditabok*
Apalagi sama Tina Toon, lagunya bolo-bolo itu maksudnya apa coba? Mana
pake acara joget geleng-geleng kepala pula. Saya kan nggak bisa niruin
gaya seperti itu. Hmm....
Ah sudahlah, sebagai anak yang tumbuh berkembang di tahun 90an saya
sangat senang dan bangga. Tetap bisa merasakan kepolosan sebagai anak
kecil dengan menonton acara-acara berkualitas yang sesuai dengan umur.
Miris melihat anak-anak jaman sekarang, masih TK yang dinyanyiin udah
lagu cinta-cintaan. Dicekoki acara-acara musik nggak bermutu yang nggak
seharusnya ditonton oleh mereka. Miris melihat adik sepupu saya, anak
kelas 3 SD yang setiap hari meniru joget cuci-jemur-setrika. Well, proud
to be 90's kid. :)
Meniru salam yang biasanya diucapkan oleh Mimin @birokreasi.
Tabik!
Written and contributed by: Amelia Wardany
Tidak ada komentar :
Posting Komentar